Aktif Gelar Kompetisi, SSB Braja Ajak Bangkitkan Sepakbola Karawang
| H. Cita M Nata S (Foto: Ayi Purnama) |
Sekolah Sepak Bola (SSB) Braja Cilamaya aktif menggelar kompetisi sejak berdiri pada Juni 2013. Hal itu dilakukan sebagai langkah untuk mengajak insan sepakbola Karawang agar terus aktif membina pemain demi kemajuan persepakbolaan di Karawang.
CEO SSB Braja, H. Cita M Nata S, saat dihubungi Karawangsport, Rabu (24/8/2016), mengatakan, kompetisi adalah salah satu hal penting yang harus sering diikuti SSB jika ingin pemainnya berkembang.
“Pembinaan paling baik itu ya kompetisi. Jika tidak ada kompetisi, bagaimana menguji hasil latihan dan penggemblengan pemain. Uji coba memang bagus, tapi motivasi pemain dalam kompetisi tentunya lebih meningkat bila dibandingkan dengan uji coba,” ujar H. Cita.
Seperti diketahui, kendati usia SSB Braja masih termasuk belia, namun sudah mampu menjalankan beberapa kompetisi yang dijadikan sebagai agenda tahunan. Yaitu Braja Cup, Liga Cilamaya dan SSB Braja Cup U-16 yang saat ini tengah digelar di Stadion Mini HM. Nata.
Selain aktif menggelar kompetisi, SSB yang beralamat di Desa Bayur Lor, Kecamatan Cilamaya Kulon ini juga tak pernah absen mengikuti kejuaraan-kejuaraan yang digelar pihak lain, baik di Karawang maupun di luar daerah.
“Semoga dengan rutin menggelar kompetisi, harapan kami untuk bisa berkontribusi dalam memajukan sepakbola di Karawang tercapai. Tentunya dengan munculnya pemain-pemain andal dari setip klub atau SSB yang terlibat dalam setiap kompetisi yang kami gelar,” ucap pria yang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi D DPRD Karawang ini.
Perbaikan Stadion
Lebih lanjut, H. Cita menambahkan, untuk meningkatkan kualitas pemain tak cukup dengan digelarnya kompetisi. Namun, lanjut dia, perlu didukung kualitas stadion yang bagus. Oleh karena itu, Ia berharap ke depannya Stadion Mini HM. Nata yang selama ini selalu digunakan untuk menggelar kompetisi bisa segera mendapatkan perbaikan.
“Para pemain tentunya akan lebih bersemanagat mengeluarkan potensi terbaik yang mereka miliki saat berlatih maupun berkompetisi di atas lapangan yang bagus. Mudah-mudahan dengan sering digelarnya kompetisi, Stadion HM Nata bisa mednapat perhatian dari berbagai pihak termasuk pemerinth daerah untuk mendapat perbaikan,” kata pria kelahiran Karawang, 18 Oktober 1968 ini. (ayi)
Tidak ada komentar