Breaking News

Gol Tunggal Gonzales Bawa Arema Terbang ke Puncak Klasemen

Striker Arema Cronus, Cristian Gonzales (kanan) saat merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Persita Tangerang. (Foto: Ayi Purnama)
Arema Cronus berhasil mempertahankan catatan sempurna usai menaklukkan Persita Tangerang dengan skor 1-0 di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Kamis (13/02/2014). Gol tunggal Cristian Gonzales di babak pertama cukup untuk membawa Singo Edan kembali ke puncak klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2014 wilayah Barat.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Arema  mencoba menguasai permainan, tetapi Persita  tampak lebih nyaman dalam memainkan bola. Bahkan, tuan rumah nyaris unggul dua kali ketika laga baru berjalan tujuh menit.

Pada menit keempat misalnya, Sirvi Arfani lolos dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper, namun Kurnia Meiga masih sigap menghalau tembakan striker Persita itu. Tiga menit kemudian, peluang kembali tercipta tetapi kali ini tembakan dari Habrian di kotak penalty, sayangnya masih melayang.

Arema, yang terus ditekan Persita, sedikit demi sedikit mulai mampu keluar dari tekanan dan mendapatkan peluang melalui tendangan bebas Cristian Gonzales yang masih mampu diredam oleh Yogi. Setelah itu, Beto Goncalves hampir mampu menyambut umpan silang rekannya, tetapi masih belum menemui sasaran.

Pada menit ke-22, Gonzales kembali dilanggar di posisi yang cukup strategis, dan kali ini Ahmad Bustomi yang menjadi eksekutor. Namun, lagi-lagi Yogi masih dalam posisi yang tepat untuk mementahkan bola. Dan hal yang sama kembali terjadi enam menit kemudian, di mana kiper berusia 19 tahun itu mementahkan tendangan bebas Bustomi.

Persita kemudian nyaris mencuri gol di menit ke-30 menyusul kemelut usai tendangan penjuru, namun kesigapan lini belakang Arema berhasil menghalau bola keluar dari kotak penalti.

Tidak puas dengan performa timnya, Suharno kemudian menambah amunisi serangan dengan memasukkan Samsul Arif yang mengganti gelandang bertahan Juan Revi di menit ke-32. Masuknya Samsul terbukti langsung membuahkan hasil, empat menit setelah masuk ke lapangan, ia langsung memberikan assist kepada Gonzales yang membuahkan gol pembuka di pertandingan ini.

Di sisa waktu yang ada, Arema masih lebih memegang kendali permainan. Namun, Persita memiliki peluang emas dua menit jelang laga usai memanfaatkan kesalahan Igbonefo yang gagal membuang bola di kotak penalti, beruntung Kenji Adachihara tidak tenang dalam melakukan penyelesaian sehingga skor 1-0 tetap bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Persita mencoba mengambil inisiatif serangan, namun upaya tersebut masih bisa diredam.

Justru Arema yang nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-48 memanfaatkan serangan balik. Beto lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan kiper, namun sayang tembakan chip pemain Brasil itu melenceng tipis dari gawang.

Persita yang bermain lebih terbuka, usai memasukkan Cristian Carrasco dan Irvan Mofu, membuat Arema beberapa kali melancarkan serangan balik yang beberapa kali merepotkan pertahanan tim tuan rumah.

Kedua tim saling bergantian melakukan tekanan, namun pertahanan kedua tim juga masih terlalu kuat untuk dapat ditembus. Carrasco masih sering terisolasi di lini depan, sementara kombinasi Gonzales dan Samsul atau akselerasi Irsyad Maulana juga masih sering kandas.

Di menit ke-69, Hendro Siswanto yang baru masuk mencoba peruntungannya melalui tembakan jarak jauh, hasilnya nyaris menggandakan keunggulan Arema seandainya bola tidak membentur mistar gawang.

Persita kemudian mencoba variasi baru dalam lini depan dengan memasukkan Ilham Jayakesuma untuk menggantikan Kenji. Namun, duet mantan top skor Liga Indonesia itu bersama Carrasco masih belum maksimal, terutama menyusul jarangnya suplai bola dari sayap maupun lini tengah untuk mereka.

Pada menit ke-85, akselerasi Ilham di sisi kiri pertahanan Arema diakhiri dengan umpan silang yang membuahkan kemelut di depan gawang tim tamu. Namun, tembakan Irvan Mofu yang melayang membuang kesempatan tersebut.

Hingga pertandingan berakhir, keunggulan satu gol Arema, yang didapat di paruh pertama, akhirnya tetap bertahan. (ayi)