Bali Open International Judo Championship 2014, Judo Karawang Tempati Posisi Runner Up Kategori Senior
![]() |
| Drs. S. Sinabang (Foto: Istimewa) |
Karawang, Karawangsport
Tim Judo Kabupaten Karawang berhasil menepati posisi runner up kategori senior pada ajang Bali Open International Judo Championship 2014, yang berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, 17-21 September 2014.
Raihan membanggakan tersebut diperoleh seteleh pasukan yang dikomandoi Pelatih Arnold Silalahi dan Asisiten Pelatih Muhammad Muckti, mampu mengumpulkan dua emas atas nama M. Imam Maulana (kelas 55 kg/putra) dan Fadillah Febriyanti (kelas 48 kg/putri), dua perak atas nama M. Riza Ridwanullah (kelas 55 kg/putra) dan Anggun Nurazizah (kelas 52 kg/putri), serta satu perungu yang diperoleh Dedeh Nurhasanah (kelas 45 kg/putri).
Posisi teratas atau juara umum digenggam klub judo asal Vietnam dengan menyabet 10 medali yakni enam emas dan empat perak. Sementara di periingkat tiga ada klub judo asal Osaka, Jepang, dengan perolehan dua emas, satu perunggu.
Ketua Umum Pengurus Cabang Persatuan Judo Seluruh Indonesia (Pengcab PJSI) Kabupaten Karawang, Drs. S. Sinabang, saat dihubungi Karawangsport, Rabu (24/9/2014) mengatakan, pencapaian timnya dalam kejuaraan yang pertama kali terselenggara ini patut disyukuri. Apalagi jika melihat peserta yang datang tak hanya berasal dari dalam negeri, akan tetapi dari luar negeri seperti dari klub judo asal Prancis, Australia, Jepang, Selandia Baru, Vietnam, Malaysia, dan termasuk atlet-atlet Pelatnas Indonesia
“Alhamdulillah anak-anak mampu menampilkan performa terbaik mereka dalam kejuaran yang levelnya bisa dikatakan besar, dengan merebut posisi kedua pada kategori senior. Mudah-mudahan penampilan gemilang tersebut bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan menjelang gelaran Porda Jabar tahun ini di Kabupaten Bekasi,” tutur S. Sinabang.
Tim Judo Kabupaten Karawang berhasil menepati posisi runner up kategori senior pada ajang Bali Open International Judo Championship 2014, yang berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, 17-21 September 2014.
Raihan membanggakan tersebut diperoleh seteleh pasukan yang dikomandoi Pelatih Arnold Silalahi dan Asisiten Pelatih Muhammad Muckti, mampu mengumpulkan dua emas atas nama M. Imam Maulana (kelas 55 kg/putra) dan Fadillah Febriyanti (kelas 48 kg/putri), dua perak atas nama M. Riza Ridwanullah (kelas 55 kg/putra) dan Anggun Nurazizah (kelas 52 kg/putri), serta satu perungu yang diperoleh Dedeh Nurhasanah (kelas 45 kg/putri).
Posisi teratas atau juara umum digenggam klub judo asal Vietnam dengan menyabet 10 medali yakni enam emas dan empat perak. Sementara di periingkat tiga ada klub judo asal Osaka, Jepang, dengan perolehan dua emas, satu perunggu.
Ketua Umum Pengurus Cabang Persatuan Judo Seluruh Indonesia (Pengcab PJSI) Kabupaten Karawang, Drs. S. Sinabang, saat dihubungi Karawangsport, Rabu (24/9/2014) mengatakan, pencapaian timnya dalam kejuaraan yang pertama kali terselenggara ini patut disyukuri. Apalagi jika melihat peserta yang datang tak hanya berasal dari dalam negeri, akan tetapi dari luar negeri seperti dari klub judo asal Prancis, Australia, Jepang, Selandia Baru, Vietnam, Malaysia, dan termasuk atlet-atlet Pelatnas Indonesia
“Alhamdulillah anak-anak mampu menampilkan performa terbaik mereka dalam kejuaran yang levelnya bisa dikatakan besar, dengan merebut posisi kedua pada kategori senior. Mudah-mudahan penampilan gemilang tersebut bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan menjelang gelaran Porda Jabar tahun ini di Kabupaten Bekasi,” tutur S. Sinabang.
Pasalnya, lanjut S. Sinabang, keikutsertaan timnya dalam kejuaraan tersebut tak lain sebagai persiapan menghadapi hajatan olahraga empat tahunan Provinsi Jawa Barat yang akan digelar mulai tanggal 12-23 November 2014.
“Kmai tegaskan, cabang ini (judo) tak ingin berangkat ke Bekasi tanpa membawa pulang medali emas. Jadi kami harus terus mempersiapkan tim sebaik mungkin, salah satunya dengan melakukan try out seperti mengikuti Bali Open ini. Apalagi KONI Karawang memberikan target kepada kami untuk meraih lima emas,” tandasnya.
Untuk diketahui, pada kategori KU-16 dan KU-19, juara umum diraih oleh klub Satria UJC, Denpasar, Bali, dengan mengoleksi delapan medali yakni empat emas, tiga perak, dan satu perunggu untuk KU-16. Serta enam medali yakni dua emas, satu perak, dan tiga perunggu untuk KU-19.
Sementara itu, di kategori KU-16, Karawang hanya mampu meraih satu emas (Mutiara Amanda di kelas 53 kg/putri), satu perak (Ema Ramadinah di kelas 52 kg/putri), dan tiga perunggu (Desiana Syafitri di kelas 45 kg/putri, Valentina Sialagan di kelas 48 kg/putri, dan Agus Asri Hidayat di kelas 55 kg/putra).
“Kebetulan kami tak menurunkan atlet pada KU-19, sehingga kami tak meraih medali pada kategori tersebut,” ucapnya. (ayi)
“Kmai tegaskan, cabang ini (judo) tak ingin berangkat ke Bekasi tanpa membawa pulang medali emas. Jadi kami harus terus mempersiapkan tim sebaik mungkin, salah satunya dengan melakukan try out seperti mengikuti Bali Open ini. Apalagi KONI Karawang memberikan target kepada kami untuk meraih lima emas,” tandasnya.
Untuk diketahui, pada kategori KU-16 dan KU-19, juara umum diraih oleh klub Satria UJC, Denpasar, Bali, dengan mengoleksi delapan medali yakni empat emas, tiga perak, dan satu perunggu untuk KU-16. Serta enam medali yakni dua emas, satu perak, dan tiga perunggu untuk KU-19.
Sementara itu, di kategori KU-16, Karawang hanya mampu meraih satu emas (Mutiara Amanda di kelas 53 kg/putri), satu perak (Ema Ramadinah di kelas 52 kg/putri), dan tiga perunggu (Desiana Syafitri di kelas 45 kg/putri, Valentina Sialagan di kelas 48 kg/putri, dan Agus Asri Hidayat di kelas 55 kg/putra).
“Kebetulan kami tak menurunkan atlet pada KU-19, sehingga kami tak meraih medali pada kategori tersebut,” ucapnya. (ayi)
.jpg)