Bina Atlet Lokal di Ajang Porda, PJSI Karawang Dipercaya Hadapi Korsel
| Arnold Silalahi (kanan, belakang) saat foto bersama dengan atlet-atletnya setelah berhasil menjuarai Bupati Cup 2014 tingakt SMP. (Foto: Ayi Purnama) |
Karawang, Karawangsport
Sukses membina dan mengirimkan atlet-atlet asal putra daerah dalam ajang Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Jawa Barat (Jabar) 2014, Pengcab Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Karawang ditunjuk oleh KONI dan Pengprov PJSI Jabar, untuk menerima kesempatan kunjungan dari pejudo asal Korea Selatan pada Selasa, (3/2/2015).
Selain Karawang, ada dua kota lainnya yaitu Kota Bandung dan Kota Bogor yang diberi kesempatan untuk menerima kunjungan atlet-atlet judo Korea Selatan tersebut.
“Ya, Karawang, Bandung dan Bogor akan kedatangan atlet Korea Selatan. Besok (hari ini) merupakan giliran kami yang akan kedatangan mereka,” ujar Ketua Umum PJSI, S. Sinabang, melalui pelatih Judo Karawang, Arnold Silalahi, kepada Karawangsport, Senin (2/2/2015).
Arnold mengungkapkan, sebelum hadir di Karawang, atlet-atlet judo asal Korea Selatan sudah melakukan latihan bersama sejak Minggu (25/1/2015) di Bandung. Bahkan, telah menjalani latih tanding bersama atlet judo dari seluruh Jawa Barat yang bertajuk friendly game pada Sabtu (31/1/2015).
“Dalam friendly game tersebut Korea Selatan keluar sebagai juara umum, diikuti Karawang di posisi dua dan Kota Bandung diperingkat tiga,” ucap pelatih yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov PJSI Jabar ini.
Lebih lanjut, Arnold mengatakan, dirinya sanagat menyambut baikdengan adanya kunjungan dari pejudo Korea Selatan hari ini. Menurut dia, atlet-atletnya harus bisa memanfaatkan momen langka tersebut sebagai pelajaran untuk terus mengasah kemampuan.
“Anak-anak harus bisa menjadikan momen ini sebgai pengalaman yang berharga untuk mengasah mental bertanding mereka. Sehingga mereka tidak canggung saat berhadapan dengan atlet manapun," katanya.
Segera Terealisasi
Terkait kondisi tempat latihan timnya yang masih berpindah-pindah karena belum memiliki tempat latihan sendiri. Arnold berharap, agar rencana pemerintah daerah untuk mendirikan gedung judo di tahun ini bisa terealisasi.
“Mudah-mudahan rencana pembangunan segerta terwujud. Pasalnya, dengan memiliki tempat latihan sendiri kami bisa lebih fokus dalam membina atlet. Mengenai sparing dengan tim Korea, kami akan sambut mereka di GOR panatayudha,” ucapnya. (ayi)
Sukses membina dan mengirimkan atlet-atlet asal putra daerah dalam ajang Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Jawa Barat (Jabar) 2014, Pengcab Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Karawang ditunjuk oleh KONI dan Pengprov PJSI Jabar, untuk menerima kesempatan kunjungan dari pejudo asal Korea Selatan pada Selasa, (3/2/2015).
Selain Karawang, ada dua kota lainnya yaitu Kota Bandung dan Kota Bogor yang diberi kesempatan untuk menerima kunjungan atlet-atlet judo Korea Selatan tersebut.
“Ya, Karawang, Bandung dan Bogor akan kedatangan atlet Korea Selatan. Besok (hari ini) merupakan giliran kami yang akan kedatangan mereka,” ujar Ketua Umum PJSI, S. Sinabang, melalui pelatih Judo Karawang, Arnold Silalahi, kepada Karawangsport, Senin (2/2/2015).
Arnold mengungkapkan, sebelum hadir di Karawang, atlet-atlet judo asal Korea Selatan sudah melakukan latihan bersama sejak Minggu (25/1/2015) di Bandung. Bahkan, telah menjalani latih tanding bersama atlet judo dari seluruh Jawa Barat yang bertajuk friendly game pada Sabtu (31/1/2015).
“Dalam friendly game tersebut Korea Selatan keluar sebagai juara umum, diikuti Karawang di posisi dua dan Kota Bandung diperingkat tiga,” ucap pelatih yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov PJSI Jabar ini.
Lebih lanjut, Arnold mengatakan, dirinya sanagat menyambut baikdengan adanya kunjungan dari pejudo Korea Selatan hari ini. Menurut dia, atlet-atletnya harus bisa memanfaatkan momen langka tersebut sebagai pelajaran untuk terus mengasah kemampuan.
“Anak-anak harus bisa menjadikan momen ini sebgai pengalaman yang berharga untuk mengasah mental bertanding mereka. Sehingga mereka tidak canggung saat berhadapan dengan atlet manapun," katanya.
Segera Terealisasi
Terkait kondisi tempat latihan timnya yang masih berpindah-pindah karena belum memiliki tempat latihan sendiri. Arnold berharap, agar rencana pemerintah daerah untuk mendirikan gedung judo di tahun ini bisa terealisasi.
“Mudah-mudahan rencana pembangunan segerta terwujud. Pasalnya, dengan memiliki tempat latihan sendiri kami bisa lebih fokus dalam membina atlet. Mengenai sparing dengan tim Korea, kami akan sambut mereka di GOR panatayudha,” ucapnya. (ayi)