Breaking News

Putaran Kedua untuk Persika, Sunarya Bertekad Tampil Lebih Baik

Sunarya (Foto: Ayi Purnama)
Pemain bertahan Persika Karawang, Sunarya mengaku kurang puas dengan jumlah kebobolan timnya selama putaran pertama Grup 3, Indonesia Soccer Chmpionship (ISC) B 2016. Jika masih dipercaya untuk mengawal lini belakang di putaran kedua, Sunarya bertekad untuk tampil lebih baik agar gawang Persika lebih sulit dibobobol lawan.

“Secara pribadi saya ingin bermain lebih maksimal di putaran kedua, agar gawang kami lebih minim lagi kebobolan. Dan memudahkan tim meraih kemenangan” ujar Sunarya kepada Karawangsport, Minggu (19/6/2016).

Hingga laga terakhir putaran pertama (laga keenam), jumlah kebobolan tim berjuluk Laskar Jawara ini memang lebih banyak dari jumlah gol yang diciptakan. Yaitu enam kali kebobolan (PSCS Cilacap 1, Persibas Banyumas 1, Persip Pekalongan 1, Persibangga Purbalingga 2, PSGC Ciamis 1) dan hanya lima kali menjebol gawang lawan (Persip Pekalongan 2, Persis Solo 2, PSGC Ciamis 1).

Atas keadaan tersebut, Persika harus rela meraih dua kemenangan, sekali imbang dan tiga kali menelan kekalahan.  Di papan klasemen sementara, tim besutan pelatih Warta Kusuma juga harus puas menempati posisi 4 Grup 3 dengan poin 7. Terpaut 5 poin dari PSCS Cilacap yang mengumpulkan poin 12. Namun, posisi klasemen di putaran pertama masih bisa berubah, karena enam tim lainnya sama-sama masih menyisakan satu laga yang akan dijalani.

“Mudah-mudahan kami bisa bangkit di putaran kedua di awali laga menjamu PSCS Cilacap, Sabtu (23/7/2016). Tentunya dengan tidak kebobolan,” ucap pemain kelahiran Karawang, 6 April 1995 ini.


Pemain Inti
Selain target membawa Persika lebih sulit dibobol pemain lawan, Sunarya menjelaskan, motivasi besarnya untuk bisa tampil lebih baik di putaran kedua yaitu ingin membayar kepercayaan tim pelatih yang selalu memasukannya ke daftar pemain inti dalam menghadapi setiap laga yang dilalui Persika selama putaran pertama.

Tercatat, dari enam laga yang telah dijalani Persika, pemain yang pernah menimba ilmu di SSB Anker dan Peruri ini masuk starting eleven sebanyak lima kali dan hanya absen di laga terakhir saat menghadapi PSGC Ciamis karena cedera hamstring yang dialaminya.

“Alhamdulillah saya sangat bangga bisa menjalani musim perdana dengan Persika tahun ini. Ini adalah mimpi yang jadi kenyataan. Semoga target pribadi bisa membantu tim lolos fase grup 3 dan juara di akhir kompetisi bisa terwujud,” kata pemain yang pernah memperkuat tim Porda Karawang pada tahun 2014. (ayi)

Tidak ada komentar