Breaking News

Diiringi Guyuran Hujan, Kompetisi Perbasi Karawang Berakhir

Ketua Umum Perbasi Karawang, Hanafi (jaket merah) foto bersama tim juara satu hingga tiga Divisi Utama kategori putra. (Foto: Ayi Purnama)
Karawang, Karawangsport
Kompetisi Divisi Utama dan Divisi I Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Karawang musim 2017 berakhir pada Sabtu (11/2/017). Guyuran hujan mengiringi berjayanya SMAN 5 Karawang, SMAN 3 Karawang, dan SMAN 1 Karawang di akhir kompetisi.

Dalam laga yang berlangsung di Lapangan Basket Outdoor GOR Panatayudha, Karawang, partai final Divisi Utama kategori putra yang mempertemukan SMAN 1 Karawang menghadapi SMAN 1 Cikampek bahkan terpaksa dihentikan panitia akibat guyuran hujan. Penentuan juara akhirnya ditentukan melalui perolehan poin yang dikumpulkan oleh kedua tim sepanjang kompetisi bergulir.

“Alhamdulillah, kompetisi musim ini telah selesai kami gelar meski ada kendala akibat guyuran hujan. Selamat kepada tim-tim yang sukses meraih trofi juara,” ujar Ketua Umum Perbasi Karawang, Hanafi, didampingi Sekretaris, Ade Deni Siswanto, dan bidang kompetisi, Fahrul Rozi, kepada Karawangsport, Sabtu (11/2/2017).

BACA JUGA BERITA:

Hanafi mengatakan, Divisi Utama dan Divisi I merupakan agenda tahunan Perbasi Karawang. Kompetisi tersebut digulirkan dalam rangka mencari bibit pebasket lokal yang memiliki potensi untuk dibina dan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan yang diikuti Karawang.

“Dari kompetisi ini banyak terlahir pemain-pemain lokal berkualitas yang kami andalkan menghadapi kejuaraan seperti Popwilda, Popda, Kejurda, Porda, bahkan beberapa pemain kami ada yang sempat dilirik tim PON Jabar 2016,” ucap pria yang menjabat sebagai Kepala Dinas Disperindagtamben Karawang ini.

Namun, Hanafi menjelaskan, pembinaan yang intens dilakukan pihaknya belum didukung sarana dan prasarana yang memadai. Sehingga, lanjut dia, seringkali uapaya pembinaan atlet mengalami kendala non teknis.

“Contohnya saja di komputisi musim ini, kami harus sering memberhentikan pertandingan karena adanya guyuran hujan. Hal yang sama juga sering terjadi dalam sesi latihan yang dilakukan tim pelatih. Keadaan ini berkaitan dengan tidak adanya fasilitas lapangan basket indoor yang bisa kami gunakan,” jelasnya.

Oleh karena itu, Hanafi berharap, pihak KONI Karawang sebagi induk olahraga bisa memperhatikan kondisi tersebut. Agar upaya pembinaan atlet bisa berjalan lebih maksimal, sehingga basket Karawang bisa benar-benar disegani dalam kiprahnya diberbagai kejuaraan.

“Paling tidak secepatnya Karawang harus memiliki GOR yang memadai untuk bisa menyelenggarakan pertandingan basket di dalam ruangan. Kami yakin dengan fasilitas yang menunjang, basket Karawang bisa lebih maju. Bahkan tak menutup kemungkinan bisa menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan seperti Kejurda dan lain-lain,” katanya.

Untuk diketahui, SMAN 1 Karawang menjadi kampiun Divisi Utama kategori putra musim 2017. Diikuti SMAN 1 Cikampek di posisi runner up, serta SMKN 1 Cikampek dan SMAN 1 Telukjambe Timur menempati tangga ketiga bersama. Sedangkan kategori putri diisi SMAN 5 Karawang (1), SMAN 1 Cikampek (2), SMAN 1 TelukjambeTimur dan SMAN 4 Karawang (3).

Sementara itu, Divisi I kategori puta ditempati SMAN 5 Karawang (1), SMAN 1 Telagasari (2), SMK Muhammadiyah Cikampek dan  SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok (3). SMAN 3 Karawang mampu menjadi yang terbaik pada kategori putri setelah mengalahkan SMAN 3 Cikampek. Di psosi tiga bersama ditempati SMAN 1 Klari dan SMA PGRI Cikampek. (ayi)
Tim juara Divisi Utama kategori putri. (Foto: Ayi Purnama)