Ini Komposisi Pelatih dan Atlet Pelatnas PBSI Tahun 2017
![]() |
| PBSI/DOK. PR |
JAKARTA, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) secara resmi mengumumkan komposisi pelatih dan asisten pelatih Pelatnas PBSI periode 2017.
Ada 9 pelatih dan asisten pelatih Pelatnas Utama serta 10 pelatih dan asisten pelatih Pelatnas Pratama yang kembali direkrut oleh kepengurusan baru PBSI di bawah kepemimpinan Wiranto.
Pengumuman yang dilakukan oleh Kepaala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu 4 Januari 2017 itu minus nama pelatih kepala untuk tunggal putri utama.
Sementara itu, baru asisten pelatih tunggal putri yang dicantumkan dalam Surat Keputusan PBSI.
Masih kosongnya nama pelatih kepala tunggal putri, menurutnya, karena hingga kini PBSI masih melakukan pembicaraan dengan pelatih yang dibidik.
"Nomine sudah ada, ada empat calon tapi kami sudah saring, tinggal satu. Tinggal konfirmasi. Jadi, saya belum bisa memberitahukan secara resmi. Mungkin baru bulan depan pengumumannya," katanya.
Negosiasi untuk sektor tunggal putri terkesan alot karena Susy mengakui PBSI ingin mencari sosok terbaik untuk sektor tersebut mengingat sektor itu sudah lama menjadi titik kelemahan Indonesia di level internasional.
"Kami mencari pelatih terbaik yang bisa memperbaiki prestasi di sektor tunggal putri sebab sudah lama sektor ini banyak dipertanyakan. Karena sektor ini lebih kompleks dibandingkan sektor lainnya, kami ingin tunggal putri ada perubahan luar biasanya. Sebab harapannya, sektor ini, dalam 2-3 tahun ke depan bisa berbicara. Pastinya bukan pelatih asing," katanya.
Dari susunan pelatih Pelatnas Utama, nama-nama lama masih mendominasi. Sektor tunggal putra masih dinakhodasi Hendry Saputra dengan asisten Irwansyah. Lalu, di tunggal putri, asisten yang ditunjuk adalah Minanti Timur. Sementara posisi kepala masih kosong setelah Bambang Suprianto tercoret.
Di sektor ganda putri, nama Eng Hian masih dipercaya menangani sektor tersebut. Dia akan dibantu Chafidz Yusuf yang sebelumnya menangani pemain muda. Lalu di ganda putra, komposisi Herry Imam Pierngadi dan Aryono Miranat belum tergoyahkan.
Sementara di sektor campuran, Richard Mainaky tetap akan menjadi pelatih kepala dan PBSI mematenkan Vita Marissa sebagai asistennya. Sebelumnya, Vita hanya membantu Richard untuk pemain muda.
Nama-nama baru justru banyak terlibat di Pelatnas Pratama. Pada sektor tunggal, di nomor putra ada Harry Hartono sebagai pelatih kepala dan Deni Danuaji di posisi asisten. Lalu di nomor putri, pemain era Taufik Hidayat, Jeffer Rosobin mendapat tugas membangun sektor ini bersama dengan Herli Djaenudin.
Jeffer dipilih karena ia adalah mantan pemain tunggal putra. Susy mengatakan, Jeffer memiliki pengalaman di Jepang dan Malaysia sehingga dinilai sangat tahu kekuatan putri-putri negara tersebut.
Lalu di sektor ganda, di nomor putra, ada Thomas Indratjaja dan David Y Pohan sedangkan di nomor putri, PBSI merekrut pelatih taruna PB Djarum, Rudy Haditono Gunawan yang dipasangkan dengan mantan pemain ganda campuran, Anggun Nugroho.
Di sektor campuran, Nova Widianto yang sebelumnya asisten pelatih Richard Mainaky di Pelatnas Utama, kali ini dipercaya untuk mengepalai level Pratama dan dia akan didampingi Amon Sunaryo sebagai asisten.
Sementara untuk kuota atlet, Pelatnas PBSI, tahun ini jumlahnya tidak terlalu banyak. Selain ada beberapa atlet yang memilih pensiun dini, ada juga yang tercoret dari daftar pemain Pelatnas.
Tahun lalu, kuota atlet Pelatnas adalah 98 orang. Sedangkan untuk tahun ini berkurang menjadi 89 atlet dengan komposisi 50 pemain Pelatnas Pratama serta 39 pemain Pelatnas Pratama.
Dari beberapa nama yang tercoret, sektor ganda campuran mengeliminasi pemain terbanyak dengan empat pemain. Mereka yang tergusur dari Cipayung yakni Reksy Aureza Megananda (tunggal putra), Desandha Vegarani Putri, Putri Ayu Desiderianti (tunggal putri), Muhammad Fachrikar (ganda putra), Maretha Dea Giovani (ganda putri), dan Masita Mahmudin, Rafiddias Akhdan Nugroho, Riky Widianto, dan Richi Puspita Dili (ganda campuran).
untuk pendatang baru, mereka mayoritas masuk ke pelatnas Pratama. Mereka adalah Ramadhani Muhammad Zulkifli (tunggal putra), Ghaida Nurul Ghaniyu, Choirunnisa, Savira Sandradewi (tunggal putri), Franky Wijaya, Sabar Karyaman Gutama, Akbar Bintang Cahyono, Bagas Maulana, Calvin Kristanto (ganda putra), dan Apriani Rahayu, Yulfira Barkah, Jauza Fadhila Sugiarto, Ribka Sugiarto, Febriana Dwipuji Kusuma, Phita Haningtyas Mentari, Virni Putri Jafar, dan Agatha Imanuela (ganda putri).
Di sektor ganda campuran ada Yeremia Erich Yotje Yacob Rambitan, Fachryza Abimanyu, Rehan Naufal Kusharjanto, Winny Octavina Kandow, Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Bunga Fitriani Romadhini.
Di Pelatnas Utama, perombakan terbesar ada di sektor tunggal putri. Setelah mundurnya Linda Wenifanetri yang pensiun di akhir tahun lalu, komposisi pemain di dalam sektor ini berimbang. Nantinya pemain yang tetap dipertahankan masih akan mendapatkan pemantauan khusus dari tim pelatih.
Saat ini, skuad utama tim putri berisikan Fitriani, Hanna Ramadhani, Dinar Dyah Ayustine, Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan , Aurum Octavia Winata, dan Gabriela Meilani Moningka.
Sebanyak 89 pemain yang dipanggil itu akan memulai latihan di Pelatnas pada Senin 8 Januari 2017.***
Sumber: pikiran-rakyat.com
