Divisi Utama 2014, Persika Finish di Posisi 3
| Skuat Persika Karawang yang berhasil finish di posisi tiga klasemen akhir grup 3, sekaligus memastikan tetap bertahan di Divisi Utama musim depan. (Foto Ayi Purnama) |
Karawang, Karawangsport
Persika Karawang harus mengakui keunggulan tuan rumah Persires Kuningan dengan skor tipis 2-3 dalam laga terakhir Grup 3, Divisi Utama 2014 di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, Sabtu (23/8/2014). Gol tuan rumah berhasil dicetak oleh Rahmat Juliandri dan dua gol Tri Hardiyansyah, sementara gol untuk Persika masing-masing dicetak oleh Ade Ivan Hafilah dan Abul Fikri.
Kendati gagal membawa pulang poin, hasil ini tetap menempatkan posisi Persika diperingkat tiga klasemen akhir Grup 3 dengan mengemas 20 poin dari 14 kali berlaga. Karena di hari yang sama, Persibangga Purbalingga yang berpeluang menggeser Persika harus mengalami kekalahan saat menjamu PSGC Ciamis dengan skor 1-2.
Sepanjang babak pertama berjalan, pasukan pelatih Suimin Diharja sebenarnya mampu tampil meyakinkan dengan menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, pada menit 15, penyerang Ade Ivan Hafilah berhasil membawa persika unggul setelah memanfaatkan kesalahan pemain belakang lawan yang melakukan back pass ke penjaga gawang Sopian Safari. Bola yang terlalu tinggi membuat Sopian kewalahan dalam menghalau bola dengan kepalanya, Ade Ivan yang cerdik membaca situasi langsung berlari ke area kotak penalti lawan dan menceploskan bola liar yang bergulir di mulut gawang.
Setelah gol tersebut, para pemain Persika semakin percaya diri. Beberapa peluang pun tercipta dari kedua strikernya, Amos Marah Kicmett dan Ade Ivan Hafilah. Namun sampai peluit akhir babak pertama dibunyikan, tak ada gol tambahan yang tercipta.
Tertinggal satu gol, dan harus memenangkan pertandingan demi bertahan di Divisi Utama musim depan, tuan rumah langsung tancap gas di babak kedua. Tim besutan pelatih Nasrul Koto ini dengan gencar terus melakukan serangan-serangan ke lini pertahan Persika. Ketidakjelian wasit Dwi Purba yang memimpin jalannya pertandingan semakin memudahkan tuan rumah dalam melancarkan serangan.
Hasilnya pun terlihat pada menit 57, Persires mampu menyamakan kedudukan melalui Tri Hardiyansyah setelah sukses memanfaatkan proses tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Persika. Namun jika secara cermat diamati, proses terjadinya pelanggaran tak selayaknya menjadi sebuah pelanggaran. Karena saat itu, pemain Persires terjatuh tanpa tersentuh pemain belakang Persika.
Malapetaka kembali menimpa kubu Persika, setelah pemain tengah Persires, Rahmat Juliandri berhasil membalikan keadaan menjadi 2-1 pada menit 77. Menyambut umpan tendangan penjuru, pemain bernomor punggung 19 ini mampu menjaringkan bola melalui kepalanya.
Persika sempat menyamakan kedudukan pada menit 81 melalui pemain pengganti Abul Fikri. Namun, satu menit berselang, Tri Hardiyansyah kembali membobol gawang Persika dan membawa tuan rumah unggul 3-2. Proses gol keduanya ini hampir sama dengan proses gol pertama yang diciptakannya. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tak ada gol tambahan yang tercipta.
Kemenangan ini sekaligus mengamankan posisi Persires di klasemen akhir, di mana Tri Hardiyansyah dan kawan-kawan berhasil finish di posisi enam atau batas aman terakhir untuk lolos dari zona terdegradasi dengan mengumpulkan poin 16.
Namun, hasil ini memaksa Persipasi Bekasi harus turun kasta di musim depan, karena diakhir kompetisi tim racikan pelatih Warta Kusuma ini hanya mampu mengumpulkan 15 angka, menemani Persikab Kabupaten Bandung yang berada di urutan buncit dengan raihan lima poin. (ayi)
Persika Karawang harus mengakui keunggulan tuan rumah Persires Kuningan dengan skor tipis 2-3 dalam laga terakhir Grup 3, Divisi Utama 2014 di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, Sabtu (23/8/2014). Gol tuan rumah berhasil dicetak oleh Rahmat Juliandri dan dua gol Tri Hardiyansyah, sementara gol untuk Persika masing-masing dicetak oleh Ade Ivan Hafilah dan Abul Fikri.
Kendati gagal membawa pulang poin, hasil ini tetap menempatkan posisi Persika diperingkat tiga klasemen akhir Grup 3 dengan mengemas 20 poin dari 14 kali berlaga. Karena di hari yang sama, Persibangga Purbalingga yang berpeluang menggeser Persika harus mengalami kekalahan saat menjamu PSGC Ciamis dengan skor 1-2.
Sepanjang babak pertama berjalan, pasukan pelatih Suimin Diharja sebenarnya mampu tampil meyakinkan dengan menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, pada menit 15, penyerang Ade Ivan Hafilah berhasil membawa persika unggul setelah memanfaatkan kesalahan pemain belakang lawan yang melakukan back pass ke penjaga gawang Sopian Safari. Bola yang terlalu tinggi membuat Sopian kewalahan dalam menghalau bola dengan kepalanya, Ade Ivan yang cerdik membaca situasi langsung berlari ke area kotak penalti lawan dan menceploskan bola liar yang bergulir di mulut gawang.
Setelah gol tersebut, para pemain Persika semakin percaya diri. Beberapa peluang pun tercipta dari kedua strikernya, Amos Marah Kicmett dan Ade Ivan Hafilah. Namun sampai peluit akhir babak pertama dibunyikan, tak ada gol tambahan yang tercipta.
Tertinggal satu gol, dan harus memenangkan pertandingan demi bertahan di Divisi Utama musim depan, tuan rumah langsung tancap gas di babak kedua. Tim besutan pelatih Nasrul Koto ini dengan gencar terus melakukan serangan-serangan ke lini pertahan Persika. Ketidakjelian wasit Dwi Purba yang memimpin jalannya pertandingan semakin memudahkan tuan rumah dalam melancarkan serangan.
Hasilnya pun terlihat pada menit 57, Persires mampu menyamakan kedudukan melalui Tri Hardiyansyah setelah sukses memanfaatkan proses tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Persika. Namun jika secara cermat diamati, proses terjadinya pelanggaran tak selayaknya menjadi sebuah pelanggaran. Karena saat itu, pemain Persires terjatuh tanpa tersentuh pemain belakang Persika.
Malapetaka kembali menimpa kubu Persika, setelah pemain tengah Persires, Rahmat Juliandri berhasil membalikan keadaan menjadi 2-1 pada menit 77. Menyambut umpan tendangan penjuru, pemain bernomor punggung 19 ini mampu menjaringkan bola melalui kepalanya.
Persika sempat menyamakan kedudukan pada menit 81 melalui pemain pengganti Abul Fikri. Namun, satu menit berselang, Tri Hardiyansyah kembali membobol gawang Persika dan membawa tuan rumah unggul 3-2. Proses gol keduanya ini hampir sama dengan proses gol pertama yang diciptakannya. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tak ada gol tambahan yang tercipta.
Kemenangan ini sekaligus mengamankan posisi Persires di klasemen akhir, di mana Tri Hardiyansyah dan kawan-kawan berhasil finish di posisi enam atau batas aman terakhir untuk lolos dari zona terdegradasi dengan mengumpulkan poin 16.
Namun, hasil ini memaksa Persipasi Bekasi harus turun kasta di musim depan, karena diakhir kompetisi tim racikan pelatih Warta Kusuma ini hanya mampu mengumpulkan 15 angka, menemani Persikab Kabupaten Bandung yang berada di urutan buncit dengan raihan lima poin. (ayi)