TI Karawang Gelar Seleksi untuk PPLOPD
| Dua peserta seleksi Riqy Nurizzal dan Yudha Randika saat mengikuti tes fisik yang diberikan pihak panitia di gedung KNPI, Kamis (26/2/2015). (Foto: Ayi Purnama) |
Karawang, Karawangsport
Pengurus cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Karawang menggelar seleksi atlet untuk dipersiapkan mengikuti Pusat Pendidikan Latihan Olah Raga Pelajar Daerah (PPLOPD), di gedung KNPI Karawang, Kamis (26/2/2015).
Ketua Umum TI Karawang, Ade Suhara, melalui pelatih Kasiman, mengatakan, dalam seleksi tersebut sebanyak 45 siswa dari tujuh sekolah se-Kabupaten Karawang berlomba untuk mengisi 15 kuota yang tersedia.
“Ya, hanya ada 15 kuota yang diberikan Dinas Pemuda dan Olah Raga, Disidikpora, Karawang. Itu artinya, 30 siswa akan tereliminasi,” ujar kasiman saat ditemui Karawangsport, di gedung KNPI, Kamis (26/2/2015)
Mengenai waktu pengumuman siapa saja atlet yang layak mengisi kuota, Kasiman menjelaskan, akan diumumkan pada Jumat (27/2/2015).
“Kami menggelar seleksi selama dua hari, di hari pertama (kemarin) peserta seleksi mengikuti tes fisik dan teknik. Sementara di hari kedua (hari ini), akan digelar tes fisik lagi dan sparing,” ucapnya.
Tidak ada yang istimewa
Sesuai pantauan Spirit Karawang, dari 45 peserta seleksi yang terdaftar, ada enam atlet taekwondo yang telah terdaftar sebagai atlet taekwondo Karawang. Mereka adalah Riqy Nurizzal, Yudha Randika, Cika Sinta Anggraeni, Firiyal, Riski Amelia, dan Andrianur.
Terkait adanya hal tersebut, Kasiman berjani, pihak panitia akan objektif dalam menetapkan 15 atlet yang lolos.
“Tentunya tidak ada nilai istimewa bagi keenam atlet yang telah bergabung bersma Pengcab TI Karawang. Dalam seleksi ini, semua peserta memiliki kesempatan yang sama. Jika ingin lolos, maka harus menunjukan kualitas terbaiknya,” tandasnya.
Untuk diketahui, tujuh sekolah yang terlibat dalam proses seleksi atlet taekwondo tahun ini yaitu SMKN 1 Karawang, SMK Rosma, SMAN 3 Karawang Barat, SMAN 5 Karawang Barat, SMPN 2 Karawang Timur, SMPN 5 Karawang Barat dan SMAN 1 Majalaya. (ayi)
Pengurus cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Karawang menggelar seleksi atlet untuk dipersiapkan mengikuti Pusat Pendidikan Latihan Olah Raga Pelajar Daerah (PPLOPD), di gedung KNPI Karawang, Kamis (26/2/2015).
Ketua Umum TI Karawang, Ade Suhara, melalui pelatih Kasiman, mengatakan, dalam seleksi tersebut sebanyak 45 siswa dari tujuh sekolah se-Kabupaten Karawang berlomba untuk mengisi 15 kuota yang tersedia.
“Ya, hanya ada 15 kuota yang diberikan Dinas Pemuda dan Olah Raga, Disidikpora, Karawang. Itu artinya, 30 siswa akan tereliminasi,” ujar kasiman saat ditemui Karawangsport, di gedung KNPI, Kamis (26/2/2015)
Mengenai waktu pengumuman siapa saja atlet yang layak mengisi kuota, Kasiman menjelaskan, akan diumumkan pada Jumat (27/2/2015).
“Kami menggelar seleksi selama dua hari, di hari pertama (kemarin) peserta seleksi mengikuti tes fisik dan teknik. Sementara di hari kedua (hari ini), akan digelar tes fisik lagi dan sparing,” ucapnya.
Tidak ada yang istimewa
Sesuai pantauan Spirit Karawang, dari 45 peserta seleksi yang terdaftar, ada enam atlet taekwondo yang telah terdaftar sebagai atlet taekwondo Karawang. Mereka adalah Riqy Nurizzal, Yudha Randika, Cika Sinta Anggraeni, Firiyal, Riski Amelia, dan Andrianur.
Terkait adanya hal tersebut, Kasiman berjani, pihak panitia akan objektif dalam menetapkan 15 atlet yang lolos.
“Tentunya tidak ada nilai istimewa bagi keenam atlet yang telah bergabung bersma Pengcab TI Karawang. Dalam seleksi ini, semua peserta memiliki kesempatan yang sama. Jika ingin lolos, maka harus menunjukan kualitas terbaiknya,” tandasnya.
Untuk diketahui, tujuh sekolah yang terlibat dalam proses seleksi atlet taekwondo tahun ini yaitu SMKN 1 Karawang, SMK Rosma, SMAN 3 Karawang Barat, SMAN 5 Karawang Barat, SMPN 2 Karawang Timur, SMPN 5 Karawang Barat dan SMAN 1 Majalaya. (ayi)